Diperbarui pada 29 Juli 2016 15:05


Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam

Latar Belakang

Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) merupakan program studi unggulan pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Ia memusatkan kajiannya pada dakwah bi ahsan ’amal berupa tathwir (community development), bukan pada dakwah bi al-qawl.

Jurusan PMI mengembangkan ilmu community development dengan pendekatan wahyu (istinbath), interdisipliner (iqtibas), dan kajian social (istiqra). Ia tidak menganut dikhotomi ilmu agama-ilmu umum melainkan justeru memandang ilmu-ilmu tersebut sebagai suatu entitas yang integrated dan integral. Secara demikian, jurusan PMI mencoba mencetak sarjana dakwah pengembangan masyarakat yang beriman, modern, dan bersaing. Sarjana PMI diproyeksikan untuk menjadi ahli dakwah bidang pengembangan sumberdaya manusia, sumberdaya lingkungan, dan sumberdaya ekonomi.

Visi
Jurusan PMI pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati merupakan lembaga keilmuan yang profesional dalam pengembangan keahlian dalam bidang community development untuk turut membangun nilai-nilai sosial dan institusional sesuai dengan misi utama dakwah Islam.

Misi

  1. Melakukan studi-studi baru tentang community development, baik sebagai ilmu maupun sebagai aktivitas manusia, untuk merumuskan konsep-konsep baru pada bidang community development ;
  2. Melakukan studi dan atau riset tentang community development untuk menemukan relevansi dan nilai daya-guna fungsional community development ;
  3. Menyiapkan tenaga sarjana profesional dalam bidang community development (da’i yang mujtahid, mujaddid dan mujahid) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang pengembangan masyarakat dan kelembagaan Islam.

Tujuan
Untuk mewujudkan visi dan misi itu, program pendidikan sarjana pada jurusan PMI bertujuan ”mendidik calon cendikiawan muslim (ulul albab)” yang beraqidah Islam, berfikrah islami dan berakhlak mulia yang memiliki keahlian dan keterampilan dalam community development (Q.S. 2 : 179, 197, 269; 3 : 7, 190; 5: 100; 12:111; 13:19; 14:52 ; 38:29, 43; 39:9,18,21; 40:54; 65:10, diantaranya).

Selain tujuan teologis di atas, program pendidikan sarjana pada jurusan PMI bertujuan untuk menghasilkan tenaga-tenaga ahli dalam bidang community development dengan kualifikasi sebagai berikut:
1. Berperilaku terpuji serta mempunyai kesadaran bernegara, berbangsa, dan bermasyarakat;
2. Bersikap terbuka dan tanggap terhadap perubahan dan kemajuan ilmu dan teknologi dan masalah-masalah kemasyarakatan, khususnya dalam bidang community development ;
3. Menguasai dasar-dasar metodologi ilmiah sehingga mampu mengembangkan ilmu dakwah bidang community development serta bertindak sebagai sarjana;
4. Memiliki keahlian dasar dalam memahami, menjelaskan, dan memecahkan masalah-masalah sosial keumatan;
5. Memahami asas-asas pengelolaan dan mampu memangku jabatan-jabatan sesuai dengan keahlian community development dalam kegiatan produktif dan pelayanan publik.

Program Perkuliahan
Matakajian yang merupakan core keahlian Jurusan PMI meliputi: Sosiologi, Pengantar Ekologi, Antropologi Budaya,, Filsafat Dakwah, Perbandingan Dakwah, Sistem Politik Indonesia, Teori Perubahan Sosial, Sosiologi Pembangunan, Kepemimpinan Islam, Pranata Sosial Islam, Budaya dan Bahasa Sunda, Sistem Ekonomi Islam, Ilmu Kependudukan, Ilmu Kesejahteraan Sosial
Kebijak. dan Perenc. Pembangunan, Kewirausahaan, Manajemen PMI, Pekerjaan dan Pelayanan Sosial, Teknologi Tepatguna dan Sanitasi Lingkungan, Analisis Sosial, AMDAL dan Ilmu Kesehatan Masyarakat

Proyeksi Lapangan Kerja
Lulusan Jurusan PMI diproyeksikan menjadi:
1. Ilmuan dakwah (dosen, peneliti, analisis sosial);
2. Pekerjaan pada instansi pemerintah yang melaksanakan pembangunan dengan menggunakan pendekatan community development dan manajemen partisipasif (Depsos, Depnaker, Deptan, BKKBN, Kependudukan, Pariwisata, Diknas, Depag, Depdagri, dll).
3. Tenaga profesional dalam pengembangan masyarakat sebagai konsultan, staf ahli, atau pendamping pembangunan;
4. Tenaga LSM bidang community development;
5. Perencanaan dan tenaga lapangan perbaikan lingkungan permukiman kota-kota dan perkampungan;
6. Tenaga pemberdayaan ekonomi umat;
7. Pengembang sumberdaya manusia, sumberdaya ekonomi dan sumberdaya lingkungan pada berbagai lembaga industri, lembaga ekonomi, lembaga politik, perusahaan/ korporasi, resor wisata, dan pusat-pusat publik lain.



Kirim Komentar

Nama
Alamat Email
Komentar
Kode Captcha:

Profil Fakultas

Fakultas Dakwah dan Komunikasi pada awalnya merupakan salah satu jurusan di Fakultas Ushuluddin, yaitu Jurusan Dakwah, yang sudah ada sejak berdirinya IAIN Sunan Gunung Djati Bandung pada tanggal 28 Mei 1968.

Selengkapnya


Pengaduan dan Saran

Mahasiswa, dosen, serta masyarakat lainnya dapat mengirimkan pengaduan atau saran kepada pihak fakultas baik terkait dengan pelayanan maupun kegiatan akademik. Pengaduan dapat dikirim melalui tautan di bawah.

Kirim Pengaduan


Informasi Terbaru





Tautan Terkait