Diperbarui pada 19 Juli 2018 12:09


Pemaknaan ‘Sunan’ di Dies Natalis UIN Bandung

BANDUNG—Acara Dies Natalis UIN Bandung ditutup oleh sidang senat terbuka yang di hadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin, beserta guru besar dan alumni di Aula Anwar Musaddad, Selasa (10/04/2018). Di acara ini, ada fenomena menarik dimana Rektor UIN Bandung, Mahmud menjelaskan makna ‘sunan’ sebagai ciri pada penamaan perguruan tinggi negeri islam di Indonesia.

Dalam sambutannya, Mahmud memaparkan bahwa dalam momentum seperti ini seharusnya masyarakat UIN Bandung dapat mengetahui makna dari penamaan ‘sunan’ pada nama kampusnya. ‘Sunan’ dimaknai sebagai pribadi yang mulia dan dihormati kemuliaannya oleh semua orang.

“Maka dalam nama Sunan Gunung Djati kita harus menampilkan kualitas jiwa ‘sunan’ sebagai pribadi mulia yang dihormati kemuliaannya,” paparnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan jika mencari nama Sunan Gunung Djati di mesin pencarian Google tentu yang keluar 80 persen pasti berkaitan dengan UIN Bandung. Hal ini membuktikan bahwa Sunan Gunung Djati adalah UIN Bandung, oleh karena itu seluruh elemen di kampus kita mesti merepresentasikan kepribadian seorang sunan. 



Reporter   : Abiyyu Ghulman Gunawan

Penyunting: Riska Yunisyah Imilda


Kirim Komentar

Nama
Alamat Email
Komentar
Kode Captcha:

Profil Fakultas

Fakultas Dakwah dan Komunikasi pada awalnya merupakan salah satu jurusan di Fakultas Ushuluddin, yaitu Jurusan Dakwah, yang sudah ada sejak berdirinya IAIN Sunan Gunung Djati Bandung pada tanggal 28 Mei 1968.

Selengkapnya


Pengaduan dan Saran

Mahasiswa, dosen, serta masyarakat lainnya dapat mengirimkan pengaduan atau saran kepada pihak fakultas baik terkait dengan pelayanan maupun kegiatan akademik. Pengaduan dapat dikirim melalui tautan di bawah.

Kirim Pengaduan


Informasi Terbaru







Tautan Terkait