Diperbarui pada 24 Juli 2018 20:33


Sistem Membaik, Ujian Mandiri UIN Bandung Dibanjiri Peminat

BANDUNG- Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2018-2019 memasuki fase terakhir. Khususnya bagi UIN SGD Bandung setelah penerimaan melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN. Jalur terakhir untuk menjadi mahasiswa di kampus yang terletak di kawasan Cibiru ini yakni melalui jalur Ujian Mandiri (UM). Pelaksanaan UM sendiri digelar dari 18 -28 Juli 2018.

Penanggung Jawab Lokasi UM UIN SGD Bandung, Yogi Saputra mengatkan dalam penerimaan mahasiswa, terbagi dengan beberapa jalur UM yaitu, Computer Based Test (CBT) dan jalur prestasi. "Teruntuk jalur prestasi. prestasi tahfidz minimal lima juz dan prestasi olahraga yang minimal tingkat kabupaten/kota,” ujarnya saat ditemui, Senin (23/7/2018).

Total peserta yang mengikuti UM tahun ini berjumlah 12015. Jumlah ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Sedangkan yang akan diterima melalui jalur UM ini akan dibicarakan dalam rapat pimpinan.

"Total digabung dengan peserta jalur prestasi semuanya 12015 orang yang mendaftarkan Ujian Mandiri ini sedangkan tahun kemarin sekitar sembilan ribuan yang mendaftar. Kalo yang akan diterima saya belum tahu pasti karena itu nanti bakal ada rapat pimpinan" tambahnya.

Perbedaan mekanisme dengan UM tahun kemarin, Yogi menuturkan bahwa kali ini peserta harus memilih tiga jurusan dari tiga fakultas yang berbeda. Peserta juga tidak bisa memilih hanya satu dari tiga pilihan yang disediakan.

"Tiga jurusan tersebut tidak bisa dipilih dalam fakultas yang sama. Selain itu, peserta tidak bisa memilih hanya satu jurusan. Sedangkan tahun kemarin peserta boleh memilih hanya satu jurusan dari tiga yang disediakan," terangnya.

Mekanisme pemilihan jurusan di UM tahun ini mengakibatkan ratanya jurusan yang diminati. Hampir semua jurusan tidak terlalu jauh jarak peminatnya dengan jurusan lainnya. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang mengalami ketimpangan peminat.

"Untuk keseluruhan terfavorit hampir rata. Jadi sistem yang kita siasati yang mewajibkan memilih tiga jurusan yang berbeda itu agar tidak ada ketimpangan dengan jurusan yang paling diminati seperti tahun sebelumnya," jelasnya.

Disinggung mengenai sistem yang tahun lalu banyak mengalami kendala, seperti saat registrasi kemudian gagal melakukan transfer, Yogi mengungkapkan untuk tahun ini kendala yang terjadi di tahun kemarin tidak terulang.

"Kendala yang tahun kemarin seperti error dalam pembayaran, kemudian server down itu alhamdulillah pada tahun kali ini hampir bisa dikatakan tidak ada. Hanya paling dari pihak pesertanya yang banyak lupa tanggal ujian sehingga hingga hari ke empat jumlah peserta tidak hadir mencapai 9 persen dari 4000 peserta," pungkasnya.

Saat dikonfirmasi kepada salah satu peserta UM, ia mengungkapkan bahwa sistem selama proses pendaftaran hingga pelaksanaan ujian tidak mengalami kendala. "Alhamdulillah tidak ada kendala teknis. Semuanya lancar dari mulai registrasi, transfer yang katanya tahun lalu bermasalah untuk UM ini tidak ada hingga pelaksanaan ujian," Ujar Yunas George (18) saat ditemui selepas ujian di depan Gedung Lecture Hall.


Reporter: Rizal Sunandar

Penyunting: Riska Yunisyah Imilda



Kirim Komentar

Nama
Alamat Email
Komentar
Kode Captcha:

Profil Fakultas

Fakultas Dakwah dan Komunikasi pada awalnya merupakan salah satu jurusan di Fakultas Ushuluddin, yaitu Jurusan Dakwah, yang sudah ada sejak berdirinya IAIN Sunan Gunung Djati Bandung pada tanggal 28 Mei 1968.

Selengkapnya


Pengaduan dan Saran

Mahasiswa, dosen, serta masyarakat lainnya dapat mengirimkan pengaduan atau saran kepada pihak fakultas baik terkait dengan pelayanan maupun kegiatan akademik. Pengaduan dapat dikirim melalui tautan di bawah.

Kirim Pengaduan


Informasi Terbaru







Tautan Terkait