Diperbarui pada 29 Juli 2019 07:38


Dekan FDK: ”Mahasiswa KKN Harus jadi Motivator dan Inisiator”

[www.fdk.uinsgd.ac.id] - Kuliah Kerja Nyata bukan hanya bagian dari perkuliahan karena masuk ke dalam kurikulum, mahasiswa harus mampu menjadi motivator dan inisiator program di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Dr. H. Ahmad Sarbini, M.Ag. di Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi pada Kamis (25/07) didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Enjang AS., M.Si., M.Ag., ketua jurusan di lingkungan FDK, serta Panitia KKN Sisdamas PPM UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Pada pembekalan terhadap ketua kelompok mahasiswa yang akan melaksanakan KKN Sisdamas tersebut, Sarbini memotivasi agar para ketua kelompok tidak kalah dengan anggotanya. “Ketua kelompok jangan kalah sama anggotanya karena ketua kelompok akan jadi inspirator dan inisiator dalam kelompok. Ketua kelompok juga harus bisa jadi katalisator karena nanti akan menjalankan program di masyarakat,”ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa pada KKN Sisdamas, mahasiswa dituntut untuk melakukan pemberdayaan di masyarakat.

“Tema pemberdayaan itu koornya ada dua, yaitu motivasi dan partisipasi. Tidak mungkin ada pemberdayaan jika tidak ada partisipasi. Oleh karena itu anda harus menjadi motivator dan inisiator di masyarakat. Tentunya sesuai dengan keahlian yang saudara punya,”tegas Sarbini.

Terkait dengan keahlian yang harus dimiliki, Dekan yang berhasil membawa institusi terakreditasi A tersebut, peupeujeuh agar mahasiswa tidak bingung. Hal ini karena anggota kelompok KKN berasal dari berbagai jurusan. Tugas ketua kelompoklah yang harus jeli melihat potensi dari anggota kelompoknya masing-masing, sehingga dapat diberdayakan dengan maksimal.

“KKN harus benar-benar berarti dan bermakna. Dan diusahakan tidak ada ekses dari KKN kita, khususnya yang negatif,”pintanya.

“Selamat mengikuti pembekalan. Ingat kor ada 3; pembelajaran, penelitian, dan pengabdian,” pungkasnya.

Sementara itu, Rohmanur Aziz, M.Ag selaku panitia KKN Sisdamas UIN Sunan Gunung Djati melanjutkan apa yang disampaikan Dekan FDK. Bahwa KKN itu apada dasarnya adalah kuliah karena masuk kurikulum. “Jika di PMI masuknya mata kuliah riset aksi. Karena inti kuliah seperti disampaikan oleh Pak Dekan harus ada penelitian maka nanti harus bikin laporan,”ujar Azis.***[]



Kirim Komentar

Nama
Alamat Email
Komentar
Kode Captcha:

Profil Fakultas

Fakultas Dakwah dan Komunikasi pada awalnya merupakan salah satu jurusan di Fakultas Ushuluddin, yaitu Jurusan Dakwah, yang sudah ada sejak berdirinya IAIN Sunan Gunung Djati Bandung pada tanggal 28 Mei 1968.

Selengkapnya


Pengaduan dan Saran

Mahasiswa, dosen, serta masyarakat lainnya dapat mengirimkan pengaduan atau saran kepada pihak fakultas baik terkait dengan pelayanan maupun kegiatan akademik. Pengaduan dapat dikirim melalui tautan di bawah.

Kirim Pengaduan


Informasi Terbaru

13 Agustus 2019 16:25

Cados FDK Ikuti Short Course WMI






Tautan Terkait