Diperbarui pada 23 Februari 2020 07:01


FDK Sasar Dakwah Kawasan Pesisir

[www.fdk.uinsgd.ac.id] Fakultas Dakwah dan Komunikasi untuk yang ke lima kalinya melakan workshop yang menggali isu-isu strategi dan pola dakwah di kawasan pesisir; mulai dari kawasan Anyer, Parang Tritis, dan Pangandaran.

Kedua kalinya, Sabtu (22/02/2020) bertempat di Ballroom Krisna Beach Hotel, FDK selenggarakan workshop Dakwah dengan mengangkat isu di kawasan Pangandaran dengan tema "Tipologi Sasaran Dakwah di Kawasan Wisata Pangandaran".

Tahun lalu, dengan lokasi dan medan dakwah yang sama, FDK menghadirkan dua narasumber dari kementerian agama. Tahun ini kita gali dengan tema baru, khusus dengan sasaran dakwahnya. Sehingga topiknya lebih spesifik, "Tipologi Sasaran Dakwah di Kawasan Wisata Pangandaran".

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, menyampaikan prakata tersebut sebelum workshop dimulai sekaligus membuka secara resmi kegiatan workhsop tahunan tersebut.

"Kita sudah observasi potensi ekonominya, sosiobudayanya, ataupun moralitasnya. Ini menjadi integral dengan sasaran dakwah yang akan menjadi bahasan dalam workhsop,"ujar Sarbini.

Ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan workshop tentu ada kekurangan namun dengan harapan tetep memberi inspirasi. 

"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya jika dalam workshop ini banyak kekurangan namun mudah-mudah bisa menginspirasi dan kita tetap mengembangkan dakwah pesisir ini ke depannya,"pungkas Dekan.

Menurut salah satu narasumber, Dr. Enjang AS. kehadiran industri pariwisata menghasilkan problem, jika ditinjau dari perspektif dakwah. Dalam pengembangan wisata dakwah, ini menjadi peluang sekaligus tantangan dalam melakukan dakwah di kawasan Wisata

Dr. H. Dindin Salahudin, M.A. narasumber kedua lebih melihat dari konteks pengunjung. Bagaimana agar baik pengunjung dan masyarakat setempat memperoleh keberkahan. "Kan ini yang menjadi salah satu output dari dakwah, keberkahan, sama seperti kita yang berkunjung ke sini mendapat keberkahan," ujar Dindin.

Sedangkan narasumber ketiga, Dr. Dadan Suherdiana, M.Ag lebih menekankan pada model pengembangan dakwah di masyarakat pesisir.

"Kita sudah melakukan workshop dan pengembangan dakwah di masyarakat pesisir 5 kali, kita akan gali terus baik dari sasaran atau medannya, sehingga dakwah ke depan tetap berkembang dengan baik,"ujar Dadan.

Ridwan Malik dan Husni, narasumber terakhir lebih menekankan pada perspektif mikro. Dalam perspektifnya, yang tidak kalah penting bagaimana Dakwah juga harus dapat menjadi dirinya sendiri, keluarganya, dan kelompoknya. Oleh karena itu saat berkunjung ke lokasi wisata jaga diri dan keluarga sebaik-baiknya.***[]





Kirim Komentar

Nama
Alamat Email
Komentar
Kode Captcha:

Profil Fakultas

Fakultas Dakwah dan Komunikasi pada awalnya merupakan salah satu jurusan di Fakultas Ushuluddin, yaitu Jurusan Dakwah, yang sudah ada sejak berdirinya IAIN Sunan Gunung Djati Bandung pada tanggal 28 Mei 1968.

Selengkapnya


Pengaduan dan Saran

Mahasiswa, dosen, serta masyarakat lainnya dapat mengirimkan pengaduan atau saran kepada pihak fakultas baik terkait dengan pelayanan maupun kegiatan akademik. Pengaduan dapat dikirim melalui tautan di bawah.

Kirim Pengaduan


Informasi Terbaru



27 Februari 2020 07:44

Dosen Harus Dorong Kinerja Mahasiswa

23 Februari 2020 07:01

FDK Sasar Dakwah Kawasan Pesisir



Tautan Terkait