Diperbarui pada 05 Juli 2020 20:27


FDK Resmi Selenggarakan Prodi MHU

[www.fdk.uinsgd.ac.id] Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung resmi mendapat izin penyelenggaraan Program Studi Manajemen Haji dan Umroh yang diresmikan oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Prof. Dr. H. Nizar, M.Ag.

Peluncuran prodi dihadiri oleh pejabat Kementerian agama, kantor kementerian agama wilayah Jawa Barat, serta pejabat di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Peluncuran prodi baru pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi tersebut dilaksanakan di Aula O. Jauharudin, Gedung Rektorat UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis (2/07/2020).

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Dr. H. Ahmad Sarbini, M.Ag. membidani langsung kelahiran prodi MHU yang pada kampus UIN lain berada di bawah naungan fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Jika pada prodi MHU FEBI kompetensi yang dikembangkan mengarah pada bisnis sedangkan pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi berorientasi pada pengembangan kompetensi pembimbing dan konsultasi haji dan umroh.

Dekan menjelaskan, pembukaan prodi MHU dilatari tantangan pengembangan manajemen dakwah melalui momentum ibadah haji dan umroh. "Prodi MHU diproyeksikan untuk mengembangkan manajemen dakwah haji dan umroh dalam kerangka syiar Islam, di satu sisi, dan untuk mengembangkan model, strategi, metode, teknik dakwah bagi para jamaah haji dan umrah, di sisi lain,"ujar Dekan.

Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. H. Nizam, M.Ag. kepada 40-an hadirin dari Kementerian Agama, Kakanwil Depag, Rektorat, serta Dekanat dan jurusan di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Menurut Alumni program Doktor UIN Sunan Gunung Djati tersebut, penempatan prodi sesuai dengan basisnya. “Kalau di Fakultas Dakwah dan Komunikasi menjadi pembimbing ibadah haji, konsultan, atau konseling haji dan umroh. Kalau di FEBI lebih mengarah ke manajemen, core-nya bisnis, bisnis penyelenggaraan haji. Outputnya dari prodi MHU di FEBI lebih ke staf biro haji dan umroh,”ujarnya panjang lebar.

Ia menegaskan bahwa alumni jurusan ini harus mampu bersaing sesuai dengan visi misi yang sudah dicanangkan oleh presiden, yaitu menciptakan daya saing. Oleh karena itu, Nizar menekankan, saat membuka prodi para pengelola harus mempertimbangkan daya saingnya dibandingkan dengan lulusan umum.

“Jadi di perguruan tinggi harus ada tim yang memikirkan daya saing. Tidak hanya memikirkan studi tapi masa depan mahasiswanya, maka kurikulum yang inovatif menjadi sangat penting,”tegasnya.

Prof. Nizar menyampaikan komentar terkait dengan sertifikasi pembimbing haji dan umroh yang telah beberapa tahun dilakukan oleh kementerian agama bekerja sama dengan beberapa UIN, bahwa lulusan MHU nantinya tidak perlu melakukan sertifikasi pembimbing haji, karena ilmunya telah diberikan semua untuk sarjana lulusan MHU.

Sebelumnya, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyampaikan apresiasi terhadap perjuangan yang telah dilakukan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi yang bekerja sama dengan Dirjen Haji dan Umroh, sehingga UIN sendiri bisa terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Kami berbangga dengan apa yang dilakukan hari ini, karena MoU ini bukan hanya soal sertifikasi, tapi masa depan,”ujar Rektor.

“Terima kasih Pak Dirjen dan Pak Direktur Bina Haji dan Umroh atas support terhadap prodi MHU ini sehingga dalam waktu yang relative singkat sudah bisa berdiri,”pungkas Rektor.

Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Prof. Dr. H. Nizar Ali, M.Ag pada akhir pengarahan pembukaan prodi melakukan peresmian prodi tersebut dan sekaligus menyerahkan SK Kementerian Agama RI Nomor 202 Tahun 2020 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Program Sarjana Manajemen Haji dan Umroh pada Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Nizar Ali, M.Ag. melakukan penandatangan MoU bersama Rektor Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si.***[]



Kirim Komentar

Nama
Alamat Email
Komentar
Kode Captcha:

Profil Fakultas

Fakultas Dakwah dan Komunikasi pada awalnya merupakan salah satu jurusan di Fakultas Ushuluddin, yaitu Jurusan Dakwah, yang sudah ada sejak berdirinya IAIN Sunan Gunung Djati Bandung pada tanggal 28 Mei 1968.

Selengkapnya


Pengaduan dan Saran

Mahasiswa, dosen, serta masyarakat lainnya dapat mengirimkan pengaduan atau saran kepada pihak fakultas baik terkait dengan pelayanan maupun kegiatan akademik. Pengaduan dapat dikirim melalui tautan di bawah.

Kirim Pengaduan


Informasi Terbaru







Tautan Terkait