Diperbarui pada 17 September 2020 14:04


Masa Pandemi FDK Tetap Produktif

[fdk.uinsgd.ac.id] Masa Pandemi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi tetap produktif. Hal ini diketahui dari laporan Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, terhadap Rektor UIN UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Pembinaan dan Workshop Perkuliahan Daring.

Kegiatan diselenggarakan di Aula FDK Gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi lantai 4, Kamis (17/09/2020). Pembinaan pertama yang langsung dilakukan oleh Rektor tersebut diikuti oleh seluruh unit yang berjumlah 134 orang.

Pembinaan menjadi salah satu kegiatan selama pandemi. Karena seperti arahan dari Pak Rektor (pen. Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si.) masa ini harus tetap produktif dan  bisa meningkatkan kinerja,”ujar Dekan, Ahmad Sarbini kepada Rektor sekaligus hadirin.

Dekan menyampaikan bahwa selama pandemi, pembelajaran akan dilakukan secara daring melalui learning manajemen system (LMS) e-knows yang telah disediakan oleh pihak kampus. Pria asal Banten ini juga menyampaikan bahwa fakultas yang memiliki 3 jurnal telah terakreditasi semuanya, yaitu 2 jurnal Sinta 2 dan 1 jurnal Sinta 4 ditambah 6 jurnal jurusan.

“Perlu disampaikan Pak Rektor, Capaian HKI Fakultas Dakwah dan Komunikasi mencapai 243, berada pada urutan paling atas, fakultas yang selama ini mendominasi, yaitu Fakultas Tarbiyah harus puas pada urutan nomor 2, ujar Dekan kepada Rektor.

Dekan juga melaporkan tentang kondisi laboratorium dan ruangan kuliah serta pertambahan prodi MHU yang baru diresmikan.

“Mudah-mudahan kebaikan Pak Rektor menjadi amal jariah. Dengan segala hormat kami minta Pak Rektor untuk memberikan arahan pada pembinaan ini,” harap dan pinta Dekan.

 Pembinaan Berbasis Pelatihan

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam pengarahaan pembinaan terhadap Aparat Sipil Negara pada unit kerja Fakultas Dakwah dan Komunikasi, menyampaikan perlunya pembinaan berbasis pelatihan.

“Kita lakukan terobosan. Saya ingin pada bidang layanan ini, orang masuk ke UIN nyaman. Bukan menggerutu setelah selesai pelayanan. Coba saja lihat di bank. Nyaman.”ujar Rektor.

Rektor menekankan bahwa pelayanan ini orang harus tahu teorinya. Karena basis dari praktik ini adalah teori. “Siapa  orang yang tidak pake teori, tidak akan sukses. Maka semua harus diilmukan termasuk tendik kalau melayani harus senyum ada ilmunya itu,”jelas Rektor.

“Maka perlu ada treatment-treatment untuk tendik sehingga punya ilmu pelayanan. Saat masuk ruangan, yang dilayani harus merasa nyaman,”ujar Rektor.

Pria asal Bekasi tersebut mengajak agar dalam bekerja semua hadiri bisa mempraktikkan ilmu ikhlas seraya mengutip sebuah hadits.

“Ke depan pembinaan-pembinaan harus berbasis pelatihan sehingga memiliki output, tendik terbekali dengan ilmu praktis tentang pelayanan,”tegas Rektor.

Ia menyampaikan rasa bangganya kepada Fakultas Dakwah dan Komunikasi, karena bisa memperlihatkan karya-karyanya. “Tuhan tidak akan keliru kalo kita bagus pasti bagus. Insya Allah akan kelihatan hasilnya. Mudah-mudahan Fakultas Dakwah dan Komunikasi terus maju di bawah kepemimpinan Pak Dekan,”harapnya mengakhiri pengarahan.***[]



Kirim Komentar

Nama
Alamat Email
Komentar
Kode Captcha:

Profil Fakultas

Fakultas Dakwah dan Komunikasi pada awalnya merupakan salah satu jurusan di Fakultas Ushuluddin, yaitu Jurusan Dakwah, yang sudah ada sejak berdirinya IAIN Sunan Gunung Djati Bandung pada tanggal 28 Mei 1968.

Selengkapnya


Pengaduan dan Saran

Mahasiswa, dosen, serta masyarakat lainnya dapat mengirimkan pengaduan atau saran kepada pihak fakultas baik terkait dengan pelayanan maupun kegiatan akademik. Pengaduan dapat dikirim melalui tautan di bawah.

Kirim Pengaduan


Informasi Terbaru

21 Oktober 2020 09:38

Purnabakti jadi Motivasi



17 September 2020 14:04

Masa Pandemi FDK Tetap Produktif



Tautan Terkait